Kontes Ayam Pelung Komisi II DPRD Jabar Cup Ditunda

beritatandas.id, BANDUNG – Seiring merebakan virus corona yang terjadi akhir-akhir ini, ketua komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat secara resmi mengudur kegiatan kontes ayam pelung yang dijadawalkan akan di selenggarakan depan Gedung DPRD Jabar pada pada tanggal 22 Maret 2020.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati, membenarkan bahwa kontes ayam pelung yang di inisasi oleh Himpunan Peternak dan Penggemar ayam Pelung Nusantara (HIPAPN), bekerjasama dengan Komisi II DPRD Provinsi Jabar sesuai dengan himbauan pemerintah di undur.

Menurut Rahmat hasil pertemuannya dengan panitia belum bisa memperkirakan sampai kapan penundaan tersebut berlaku sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

“Langkah ini diambil bukan karena kepanikan atau kecemasan, namun semata-mata untuk kemaslahatan bersama,” katanya, Jumat (20/3/2020).

Menurut dia, diundurnya kegiatan itu berpijak pada kaidah fiqih yakni dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih (menghindari kerusakan didahulukan daripada melakukan kebaikan).

“Ini demi kemaslahatan umum sebab kontes ayam pelung ini dengan tujuan untuk melestarikan nila budaya dan para peternak iini melibatkan ratusan peserta,” paparnya.

Ketua panitia Wisnu Safari menjelaskan bahwa kontes yang akan diselenggarakan di depan kantor DPRD Jawa Barat, awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2020, namun dikarenakan adanya himbauan dari gubernur Jawa Barat, tentang penutupan sementara fasilitas umum dan penundaan kegiatan tertentu dilingkungan pemerintah Provinsi jawa Barat, terakait virus Covid-19 sebagai darurat kesehatan global.

“Saya berharap kontes ayam pelung komisi 2 cup yang diselenggarakan di halaman kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, dapat terselenggara sebagaimana mestinya, dikarenakan animo peserta dan peternak sangatlah antusias dalam agenda ini, bahkan dari luar Provinsi Jawa Barat pun akan menghadiri agenda kontes ayam pelung komisi 2 cup dalam memeriahkan hajat penggemar ayam pelung di jawa Barat,” pungkasnya.

Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here