Home Politik Dadan Hidayatullah Meminta Santri Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19

Dadan Hidayatullah Meminta Santri Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19

 

beritatandas.id, BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat, Dadan Hidayatullah mendesak pemerintah untuk memprioritaskan vaksinasi Covid-19 terhadap santri yang bermukim di pondok-pondok pesantren di Jawa Barat.

Betapa tidak, Kementerian Agama RI mencatat dalam Pangkalan Data Pondok Pesantrennya, di Jawa Barat terdapat 8.343 pesantren dengan santri mukim berjumlah 148.987 orang.

Bahkan jika ditambah dengan jumlah pesantren yang tidak tercatat dalam data, di Jabar ada lebih dari 12Ribu pondok pesantren dengan santri mukim sekitar 6Juta orang.

“Kami mohon agar vaksinasi Covid-19 terhadap santri bisa mendapat prioritas. Kalau prioritas terhadap tenaga kesehatan okey, yang berdekatan langsung dengan penegakan hukum okey, tetapi jangan salah santri juga harus mendapatkan prioritas,” tegas Dadan

Baca juga : Dukung Hotel Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19

Sebab, kata Dadan, santri berada dalam satu komunitas atau dalam satu area tertentu sehingga sangat mungkin menjadi klaster Covid-19.

“Risiko penularannya lebih tinggi, sehingga jika terjadi kasus lebih mudah menyebarnya,” ujar anggota Komisi I yang membidangi politik pemerintahan ini.

Harapannya, kata Dadan, para santri di Jawa Barat bisa belajar dengan tenang dan normal dan kegiatan pesantren bisa berjalan dengan lancar.

“Intinya kami mendorong gubernur agar pesantren mendapat proritas penanganan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rhuzanul Ulum menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan menjadwalkan vaksinasi Covid-19 terhadap para santri, kiai dan ulama yang ada di lingkungan pesantren pada Maret 2021 mendatang.

Baca juga : Forkopimda Purwakarta Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Pemberian vaksin terhadap para santri dan ulama ini, kata dia, akan dilakukan pada tahap ketiga vaksinasi yang rencananya akan dilaksanakan berbarengan dengan anggota TNI/Polri serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tahapan ketiga adalah masyarakat umum yang banyak berkomunikasi  dengan masyarakat lainnya seperti para santri, kiai, para ulama kemudian yang berada di PNS, Polisi dan  TNI, itu tahapan ketiga yang akan dilaksanakan kemungkinan pada bulan Maret,” tegasnya, di tempat yang sama.

Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Dishub Kabupaten Purwakarta, Menggelar Operasi Masker

beritatandas.id, PURWAKARTA - Pada momentum lebaran nanti, Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta rencanakan penyekatan kendaraan di empat titik. "Seperti tahun lalu saja di empat titik, namun...

Zidane Firdaus Peracik Jahe di Jadikan Serbuk Minuman Herbal di Namai D’Jahe King

beritatandas.id, PURWAKARTA - Masih dalam situasi pandemi virus corona yang menjadi ancaman hingga saat ini, menjaga kesehatan tubuh menjadi hal yang sangat penting. Selain mengonsumsi...

Ooy Warga Kampung Karang Anyar Kabupaten Purwakarta, Pedagang Kolang-kaling

beritatandas.id, PURWAKARTA - Permintaan kolang-kaling meningkat karena menjadi incaran masyarakat untuk berbuka puasa, pedagang musiman pun mulai bermunculan. Buah dari pohon aren ini biasanya dijadikan...

Hari ke Tiga Ops Keselamatan Lodaya Tahun 2021, Sat Lantas Polres Ciamis Polda Jabar Tindak Puluhan Pelanggar

beritatandas.id, Ciamis - Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2021, Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis Polda Jabar menindak puluhan pengendara bermotor yang...

Belasan Pegawai Pemkab Purwakarta Ikuti Pendidikan Peningkatan Keterampilan Pramusaji

beritatandas.id, PURWAKARTA - Selama ini Pemkab Purwakarta sering dikunjungi tamu-tamu kehormatan baik dari luar kota maupun luar negeri. Dengan demikian, para pegawai yang bertanggungjawab...