Home Ekbis Bisnis Hasan ; Pengelolaan Pasar Oleh PT Celebes Tidak Berkekuatan Hukum

Hasan ; Pengelolaan Pasar Oleh PT Celebes Tidak Berkekuatan Hukum

beritatandas.id, KARAWANG – Dengan dasar menindak lanjuti surat dari Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang Nomor: 510.15/5324/Disperindag pertanggal 07 Oktober 2020, H. Ahmad Suroto selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, beserta rombongan mendatangi pasar Cikampek 1, pada Kamis (8/10/2020)

“Atas dasar tersebut, kami pemerintah daerah Kabupaten Karawang menyerahkan pengelolaan Pasar Cikampek I kepada PT Celebes Natural Propertindo,” kata Suroto didepan kantor PT Celebes lantai 2 pasar Cikampek 1, pada Kamis (8/10/2020)

Terkait kedatangan Suroto kepasar Cikampek atau yang dikenal Pasar Pemda Cikampek, yaitu dalam rangka menegaskan bahwa pengelolaan pasar Cikampek selanjutnya di kelola oleh PT Celebes Natural Propertindo, namun dalam acara tersebut tidak di hadiri Ikatan Pedagang Pasar Cikampek Satu (IPPTU) sebagai perwakilan besar para pedagang pasar Cikampek.

Sementara ditempat terpisah Hasan selaku ketua pengurus di PT ALS (Aditya Laksana Sejahtera) atau PT Garda Nawa Tunggal Sangaji, menanggapi terkait penyerahan pengelolaan pasar dari Pemda Karawang ke PT Celebes menurutnya  hal tersebut belum mempunyai kekuatan hukum karena Pemda belum menyelesaikan pembayaran kepada PT ALS sesuai jumlah rupiah yang di sepakati.

“Seharusnya pihak Pemda Karawang mendukung PT Garda, karena dalam kurun waktu kurang dari satu bulan membuat semua pedagang di pasar pemda merasa puas dari sisi keamanan dan kebersihan, yang selama ini banyak di keluhkan para pedagang,” timpal Hasan.

Hasan menambahkan, “Keberadaan PT Garda sebagai pengelola di Pasar 1 Cikampek ini, tertuang dalam surat kesepakatan yang ditandatangani Drg.hj. Henny Haddade Mars dan Ir. Heriawan Hadade,” pungkasnya.

Sementara Drg. hj Henny Haddade Mars beberapa waktu lalu menegaskan bahwa
gugatan telah dimenangkan PT ALS melalui putusan persidangan di PN Karawang dengan Nomor Putusan O46/PDT/G/2016/PN-KRW dan Hakim mengabulkan penggugat PT ALS untuk seluruhnya, karena itu adalah investasi murni PT. ALS senilai Rp 60 milliar,  dengan masa hak pengelolaan selama 25 tahun dimulai dari 2009.

“Itu pengelolaan hak PT. ALS selama 25 tahun, Pemda tidak punya hak sama sekali terhadap pasar, bahkan Rp.1000 pun pemda tidak mengeluarkan dana terhadap pasar cikampek 1, dan sekarang sudah saya serahkan ke PT. Garda Nawa Tunggal Sangaji untuk masa 17 tahun, tembusan suratnya sudah saya layangkan ke Bupati. Kapolres Karawang. Dandim. Camat Cikampek. Kapolsek. Danramil. Lurah Cikampek timur dan Lurah Cikampek Selatan serta IPPTU,” papar Drg Henny.

 

 

Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pelaku Pengeroyokan Kepala Sekolah Hingga Tewas Berhasil Diringkus Polisi

beritatandas.id, PURWAKARTA - Satuan Reserse Kiriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil mengamankan enam orang pelaku dari delapan orang pelaku yang melakukan pengeroyokan yang berakibat tewasnya...

Aksi Maling Terekam CCTV, Gondol Kabur Burung dan Sangkarnya

beritatandas.id, PURWAKARTA - Aksi nekat maling terekam kamera CCTV di Kabupaten Purwakarta. Tak tanggung-tanggung, burung beserta sangkarnya menjadi sasaran pelaku. Menurut informasi yang berhasil di himpun,...

Bank BJB Purwakarta Luncurkan Transaksi Digital Pada UMKM

beritatandas.id, PURWAKARTA - Bank BJB Purwakarta Lounching implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada merchant UMKM dan ekonomi Grab di Purwakarta di gelar...

Kebijakan Mutasi Kepala Sekolah, H. Nasir Sebut Hal Itu Tidak akan Efektif

beritatandas.id, BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi I H. Nasir angkat bicara terkait kebijakan mutasi kepala sekolah tingkat SMA dan sederajat...

Johan J Anwari Apresiasi Pembangunan Gedung ODGJ

beritatandas.di, BANDUNG - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan rapat kerja dengan dinas sosial provinsi Jawa Barat. Kali ini membahas kesiapaan dan ketersediaan...