35 Pemuda dari 5 Kecamatan Digodok di PKD Ansor Patokbeusi, Siap Mengabdi untuk Umat

Subang, beritatandas.id – Sebanyak 35 pemuda dari lima kecamatan mengikuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Acara yang digelar oleh PAC GP Ansor Patokbeusi, Kabupaten Subang itu, digelar di Masjid Tempat Masjid Jami Assobirin, Dusun Prapatan Desa Tanjungrasa, Sabtu (4/2/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Patokbeusi, Ketua PC GP Ansor Subang H Asep Alamsyah H beserta jajaran, Pengurus PW Ansor Jawa Barat Zaeni Sofari, Wakil Ketua GP Ansor Karawang A. Fauzi Ridwan, serta jajaran MWC NU Patokbeusi.

Dalam sambutannya, Ketua PAC GP Ansor Patokbeusi Abdunnasir, proses kaderisasi bagi sebuah organisasi merupakan keniscayaan. Bahkan peserta yang hadir merupakan keterwakilan dari masing-masing desa yang ada di Kecanatan Patokbeusi.

“Ada perwakilan tiap desa di Kecamatan Patokbeusi, kemudian ada juga dari Kecamatan Ciasem, Blanakan, Pabuaran dan Kalijati,” ujar Nasir.

Selain menyampaikan laporan, Nasir juga menyampaikan komitmen GP Ansor untuk menjaga keutuhan Agama dan Negara. Hal itu disampaikan aekaligus mengulas perjuangan dan peran santri serta ulama dalam menjaga keutuhan NKRI saat melawan penjajah.

“10 November Hari Pahlawan, cikal bakalnya adalah perlawanan santri terhadap tentara sekutu, dan Mbah Hasyim As’ari mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad tanggal 22 Oktober, dan sekarang tanggal itu diperingati dengan hari santri,” jelasnya.

Ketua Dewan Pembina PAC GP Ansor Patokbeusi Ust Mustain Billah menegaskan, bukan sebuah kebetulan, para peserta bisa mengikuti kegiatan PKD Ansor bertepatan dengan satu abad NU.

“Kita harus bersyukur, karena Allah menjadikan kita untuk bisa ikut berkhidnah di NU, tentu melalui Ansor,” ujar Ust Mustain, sambil terisak tangis.

Ketua PC GP Ansor Subang H Asep Alamsyah menyampajkan, keberkahan selalu menyertai dirinya, salah satunya bisa menjalankan ibadah Umroh dan Haji secara gratis.

“Mungkin benar kata Ust Mustain, ini berkah saya mengurus Ansor,” ujarnya.

Dia juga memberikan pesan kepada peserta PKD untuk tidak lepas menjaga para kyai. Bukan hanya itu, Asep juga menyampaikan, 2024 menjadi momentum penting bagi Ansor.

“Pada pemilu 2024 nanti, kalau ada kader Ansor yang naik (jadi caleg) wajib didukung. Kalau tidak ada kader Ansor, kader NU, kalau tidak NU, pilih orang yang dekat dengan NU,” tegasnya.***

Redaksi

Exit mobile version