Sidkon Djampi Ungkap Peran Lembaga Penyiaran Dinilai Strategis dalam Menguatkan Nilai-Nilai Keagamaan di Masyarakat

Cirebon – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, H. Muhamad Sidkon Dj., SH., MM., menegaskan bahwa lembaga Penerbitan masih memiliki peran yang sangat relevan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat tengah, meskipun saat ini masyarakat menghadapi derasnya arus informasi dari berbagai platform digital.

Hal tersebut disampaikan Sidkon Djampi dalam paparannya bertajuk “Peran Lembaga Penyiaran dalam Menguatkan Nilai-nilai Beragama di Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat di STID Al-Biruni Ciwaringin, Cirebon (18/06).

Menurutnya, radio, televisi, hingga layanan streaming masih menjadi ruang publik terbesar yang mampu menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan secara luas.

“Di tengah banjir konten yang beredar saat ini, lembaga penyiaran memiliki tanggung jawab penting sebagai kurator informasi. Berbeda dengan algoritma media sosial yang sering kali hanya mengejar tingkat keterlibatan atau keterlibatan, lembaga penyiaran harus mampu menghadirkan konten yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sidkon.

Sekretaris Dewan Syuro PKB Jawa Barat itu menjelaskan, lembaga Penerbitan memiliki tiga peran utama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis. Pertama, menyebarkan berbagai pesan kebaikan melalui dakwah, kajian keagamaan, adzan, tausiah, maupun program-program edukatif lainnya yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kedua, memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui berbagai format program yang lebih kreatif dan menarik. Menurutnya, pesan moral tidak selalu harus disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dapat dikemas dalam sinetron yang sarat hikmah, iklan layanan masyarakat, kuis keagamaan, maupun program hiburan yang edukatif.

Ketiga, menjaga ruang publik agar tetap dipenuhi oleh konten-konten yang menyejukkan dan memberikan manfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Sidkon juga menyoroti sejumlah nilai keagamaan yang dapat diperkuat melalui lembaga penyiaran, di antaranya toleransi dan kebhinekaan, empati sosial, integritas, kejujuran, serta moderasi beragama atau wasathiyah.

“Lembaga penyiaran harus memberikan ruang kepada tokoh-tokoh agama yang menghadirkan pesan damai, sejuk, dan tidak memecah belah masyarakat. Nilai-nilai seperti toleransi, gotong royong lintas keyakinan, hingga semangat melawan korupsi dan judi online perlu terus digaungkan dalam bingkai nilai-nilai agama,” katanya.

Meski demikian, Sidkon mengakui bahwa lembaga penyiaran saat ini menghadapi tantangan besar dari perkembangan media digital seperti TikTok dan YouTube yang menawarkan konten cepat, visual, dan interaktif. Kondisi tersebut berpotensi mendorong lahirnya konten-konten keagamaan yang dangkal atau bahkan memicu polarisasi demi mengejar popularitas.

Oleh karena itu, ia mendorong para pelaku penyiaran untuk mampu mengemas pesan-pesan keagamaan dengan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan zaman, seperti melalui podcast, film pendek, drama, maupun konten grafis yang menarik bagi generasi muda.

Pada akhir pemaparannya, Sidkon menegaskan bahwa insan penyiaran memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Penyiar bukan hanya pembaca naskah, tapi penjaga frekuensi bangsa. Satu frekuensi yang salah bisa memengaruhi jutaan pikiran, sementara satu frekuensi yang benar dapat menjadi sumber ketenangan bagi jutaan hati. Oleh karena itu, regulator, lembaga penyiaran, dan para pencipta konten harus bersama-sama mengisi ruang publik dengan narasi yang menyejukkan dan membangun,” tutupnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Acep Jamaludin Serap Aspirasi Warga Cijerah dalam Reses III DPRD Jabar

Acep Jamaludin Serap Aspirasi Warga Cijerah dalam Reses III DPRD Jabar

Dari Layanan Kemanusiaan hingga Gerakan Sosial, Humaira Saksikan kiprah pelayanan di PKB Jabar fest

Dari Layanan Kemanusiaan hingga Gerakan Sosial, Humaira Saksikan kiprah pelayanan di PKB Jabar fest

Hadiri Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Humaira Apresiasi Perjuangan dan Prestasi Santri

Hadiri Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Humaira Apresiasi Perjuangan dan Prestasi Santri