

CIMAHI,Beritatandas.id– Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Acep Jamaludin, menyoroti pentingnya peran strategis Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dalam menyukseskan RPJMD 2025–2029. Pernyataan itu ia sampaikan dalam kunjungan kerja bersama Pansus IX DPRD ke BPSDM Jabar, Selasa, 8 Juli 2025.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RPJMD yang akan menjadi arah pembangunan Jawa Barat lima tahun ke depan. Pansus IX ingin memastikan bahwa BPSDM siap menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM aparatur.
“RPJMD Jabar 2025–2029 memiliki visi besar untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi istimewa. SDM yang istimewa menjadi syarat utama untuk mencapainya,” ujar Acep.
Menurutnya, keberhasilan perencanaan pembangunan sangat bergantung pada kualitas SDM, khususnya ASN. Maka dari itu, BPSDM diharapkan mampu merancang program pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan tantangan global.
Acep menambahkan bahwa peningkatan kapasitas ASN tidak bisa dilakukan secara konvensional, melainkan harus melalui pendekatan inovatif yang mencakup kepemimpinan digital, pelayanan publik berbasis teknologi, dan nilai-nilai integritas.
Ia berharap BPSDM bisa menjadi pusat inovasi pelatihan ASN di Jawa Barat. “Kami akan mendorong agar dukungan anggaran dan regulasi untuk BPSDM diperkuat melalui RPJMD ini,” tutup Acep
Redaksi