RSUD Karawang Nyaris Terbakar, Dalam Waktu 15 Menit Api Berhasil di Padamkan

Karawang, beritatandas.id – Insiden kebakaran yang menimpa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang sekitar pukul 05.30 WIB Kamis (5/2/2026) pagi, yang di duga muncul dari salah satu ruangan panel listrik di pos Mayer yang terletak di lantai dasar bagian belakang bangunan utama.

‎Dalam waktu singkat, percikan api menyebar ke panel, namun pihak RSUD segera mengeluarkan seluruh pasien, petugas medis, dan pengunjung ke area aman serta melaporkan kejadian ke dinas pemadam kebakaran.

‎Direktur Utama RSUD Karawang, Dr. Andrian Alam, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa kebakaran terjadi pada panel listrik yang berfungsi untuk mendistribusikan daya dari PLN ke rumah sakit.

‎“Permohonan maaf pun di lontarkan oleh Direktur utama (Dirut) RSUD Karawang atas insiden ini kepada masyarakat Karawang dan kepada pasien, Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit dan tidak merambat ke area lain,” ujarnya.

‎Menurutnya, kejadian tersebut menyebabkan pemadaman total listrik di seluruh RSUD. Namun, pihak rumah sakit telah melakukan mitigasi dengan segera mengaktifkan genset mobile untuk memenuhi kebutuhan daya pada ruangan darurat seperti ICU dan IGD.

‎“Untuk sementara, kami sedang menyiapkan sambungan ulang dari PLN. Tim kami telah melakukan identifikasi kabel yang aman untuk disambungkan, sehingga diharapkan dalam waktu 2 atau 3 jam daya listrik dapat kembali terpasang ke seluruh bagian rumah sakit,” jelas Dr. Andrian.

‎Ia menambahkan bahwa panel listrik yang terbakar sudah berusia lama, sejak RSUD berdiri tahun 2002 dan mulai beroperasi 2003. Rencana rekonstruksi dan penggantian panel baru sudah disiapkan tahun ini, meskipun anggaran masih terbatas.

‎“Sebelumnya sempat ada masalah dikarenakan ada serangga (binatang) yang masuk ke dalam panel dan menyebabkan korsleting. Namun, rencana perbaikan sudah direncanakan sejak tahun lalu dan akan dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.

‎Beberapa layanan seperti laboratorium dan radiologi sementara tidak beroperasi secara penuh. Namun, seperti darah dan perlengkapan medis lainnya sudah dipindahkan dan disimpan bersama PMI serta Dinas Kesehatan untuk menjamin keamanannya.

‎“Kami juga menghadapi kendala pada data BPJS karena sistemnya tidak dapat diakses akibat pemadaman listrik. Sebagian layanan rawat jalan sementara dihentikan atau dilakukan secara manual, dan kami mengimbau masyarakat untuk dapat beralih ke rumah sakit rujukan terdekat untuk sementara waktu. Namun, layanan darurat seperti IGD dan ICU tetap beroperasi dengan baik,” jelasnya.

‎Dr. Andrian mengucapkan terima kasih kepada BPBD dan tim Damkar yang sigap menangani insiden ini dengan cepat.

‎Tim pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Karawang beserta beberapa unit damkar pendukung telah mengendalikan api dengan sukses. Saat ini, tim masih melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran kembali. (Lex)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Diduga Terlibat Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Berat di Klari, Polisi Lakukan Penyelidikan

Diduga Terlibat Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Berat di Klari, Polisi Lakukan Penyelidikan

Personil Polsek Klari Bersama Tim Inafis Polres Karawang Cek TKP Tawuran dan Bawa korban Luka Ke Rumah Sakit Untuk Mendapatkan Penanganan Medis ‎

Personil Polsek Klari Bersama Tim Inafis Polres Karawang Cek TKP Tawuran dan Bawa korban Luka Ke Rumah Sakit Untuk Mendapatkan Penanganan Medis ‎

Tragedi Dawuan Barat Kelalaian Sopir Truk dan Gelapnya PJU Karawang Bukti Nyata Abaikan Keselamatan Publik

Tragedi Dawuan Barat Kelalaian Sopir Truk dan Gelapnya PJU Karawang Bukti Nyata Abaikan Keselamatan Publik