Lillah Sahrul Mubarok Soroti Arus Balik Lebaran, Lonjakan Harga Pangan, dan Potensi Bencana di Jabar

Bandung, beritatandas.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, M Lillah Sahrul Mubarok, menyoroti sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi masyarakat Jawa Barat pasca libur Lebaran 2026, mulai dari arus balik, lonjakan harga pangan, hingga potensi bencana alam.

Menurut Lillah, arus balik Lebaran yang masih berlangsung di sejumlah jalur utama Jawa Barat perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik seperti jalur Pantura hingga ruas tol, bahkan sempat menyebabkan kemacetan panjang akibat tingginya volume kendaraan.

“Keselamatan pemudik harus menjadi prioritas. Pemerintah harus memastikan kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, serta layanan kesehatan di sepanjang jalur arus balik,” ujar Lillah, Jumat (27/3/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok yang mulai dirasakan masyarakat, terutama komoditas cabai yang harganya hampir menyentuh Rp100 ribu per kilogram.

Menurutnya, kondisi ini harus segera diantisipasi agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

“Pemerintah daerah harus aktif melakukan operasi pasar dan memastikan distribusi pangan berjalan lancar agar harga tetap stabil,” tegasnya.

Di sisi lain, Lillah juga mengingatkan potensi bencana alam yang masih mengintai sejumlah wilayah di Jawa Barat, terutama pasca hujan dengan intensitas tinggi. Beberapa daerah bahkan dilaporkan mengalami longsor dan kondisi rawan lainnya dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi situasi tersebut, termasuk memperkuat mitigasi bencana dan edukasi kepada masyarakat.

“Jawa Barat merupakan wilayah yang rawan bencana. Pemerintah harus hadir lebih cepat dalam mitigasi, bukan hanya saat penanganan pasca kejadian,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Lillah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, keselamatan publik, dan perlindungan sosial.

Ia berharap, dengan langkah cepat dan kolaborasi semua pihak, berbagai tantangan yang dihadapi Jawa Barat pasca Lebaran dapat diatasi secara optimal demi menjaga kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.***

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Sri Rahayu Sosialisasikan Persiapan Pilkades Digital 2026 di Kertajaya

Sri Rahayu Sosialisasikan Persiapan Pilkades Digital 2026 di Kertajaya

MUI Karawang Tegas Tolak TPU Jadi TPS Pilkades di Karangsinom, Soroti Krisis Adab hingga Ancaman Perjudian

MUI Karawang Tegas Tolak TPU Jadi TPS Pilkades di Karangsinom, Soroti Krisis Adab hingga Ancaman Perjudian

Karawang Bersiap Gelar Pilkades Serentak 2026, Rincian Jadwal dan Tahapan Lengkap

Karawang Bersiap Gelar Pilkades Serentak 2026, Rincian Jadwal dan Tahapan Lengkap