Acep Jamaludin Ajak Pelajar MAN 1 Kota Bandung Pahami Pentingnya Demokrasi

Kota Bandung — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Acep Jamaludin, S.Hum., melaksanakan kegiatan DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi Tahun Anggaran 2026 di MAN 1 Kota Bandung, Selasa (29/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Acep Jamaludin yang akrab disapa Kang Ajam memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya pembelajaran demokrasi sebagai bekal untuk memahami sistem penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Kang Ajam, pendidikan demokrasi bagi pelajar menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara. Melalui pemahaman demokrasi, generasi muda diharapkan mampu mengenal hak dan kewajiban sebagai warga negara serta memahami bagaimana pemerintahan berjalan.

“Pelajar perlu memahami demokrasi sejak dini agar memiliki wawasan yang baik tentang penyelenggaraan pemerintahan. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang kritis, bertanggung jawab, dan mampu berpartisipasi secara positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Kang Ajam.

Ia menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan pemimpin, tetapi juga mencakup nilai-nilai partisipasi, musyawarah, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

“Demokrasi harus dipahami bukan hanya sebagai teori, tetapi juga sebagai nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan sekolah, misalnya, para pelajar bisa belajar menghargai pendapat teman, menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah, serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan bersama,” ujar Kang Ajam.

Ia berharap kegiatan DPRD Mengabdi dapat menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat peran lembaga legislatif serta memahami proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Melalui kegiatan DPRD Mengabdi ini, kami ingin mendekatkan lembaga legislatif dengan dunia pendidikan. Kami berharap para pelajar tidak hanya mengenal DPRD dari pemberitaan, tetapi juga memahami fungsi dan perannya dalam menyerap aspirasi masyarakat, menyusun peraturan daerah, serta menjalankan fungsi pengawasan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pendidikan demokrasi diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan, mengutamakan musyawarah, hingga membangun sikap saling menghormati.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
DPRD Jabar Bahas Raperda Pemberdayaan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah

DPRD Jabar Bahas Raperda Pemberdayaan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah

Humaira Zahrotun Noor Dorong Pemuda Jawa Barat Aktif Sampaikan Gagasan

Humaira Zahrotun Noor Dorong Pemuda Jawa Barat Aktif Sampaikan Gagasan

Humaira Dampingi Menko PM Muhaimin Iskandar Kunjungi Pesan-Trend di Cilengkrang, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Masyarakat

Humaira Dampingi Menko PM Muhaimin Iskandar Kunjungi Pesan-Trend di Cilengkrang, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Masyarakat