
beritatandas.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Golkar, Hj. Sri Rahayu, S.H., menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov jawa barat yang dihadiri oleh Kabid Bidang IKP Jabar Nidar Nadrotun Naim Sujana, KIM komunitas Informasi Masyarakat) Karawang, KPPI dan Para Insan Media Karawang di Aula Balai Indung Nyi Pager Asri pada Rabu (07/10/2026).
Dalam.paparannya Sri Rahayu menegaskan bahwa Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran strategis dalam menghadapi pesatnya transformasi digital. KIM dinilai tidak hanya menjadi wadah penyebarluasan informasi, tetapi juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai sumber informasi yang kredibel.
Menurut Sri Rahayu, perkembangan teknologi digital membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat. Karena itu, keberadaan KIM diperlukan untuk mendorong literasi digital, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi, serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.
“KIM memiliki posisi penting dalam membantu masyarakat mendapatkan dan mengelola informasi yang bermanfaat. Di tengah arus informasi yang begitu cepat, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilih informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sri Rahayu.
Ia berharap KIM terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kapasitas para anggotanya. Dengan demikian, KIM dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih informatif, kritis, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif.
Transformasi digital, lanjutnya, seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perubahan teknologi, tetapi juga sebagai proses meningkatkan kualitas komunikasi dan partisipasi masyarakat. Dalam konteks tersebut, KIM dapat menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan inklusif. (Lex)