
Karawang, beritatandas.id —– Peta politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Desa Kalihurip, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang semakin memanas menjelang hari pencoblosan pada 22 November 2026 mendatang. Dari deretan kontestan yang bertarung, calon Kepala Desa nomor urut 3, Jajang Herman yang akrab dan hangat disapa Kang Jahe makin di atas angin berkat gelombang dukungan yang kian masif dari basis akar rumput.
Dukungan paling mencolok dan terstruktur datang dari kaum perempuan, khususnya komunitas pengajian ibu-ibu di seluruh penjuru Desa Kalihurip. Sebagai salah satu pilar kader akar rumput yang terbukti loyal dan solid, para ibu pengajian tanpa ragu tampil di barisan terdepan menyuarakan kampanye pemenangan untuk sang petahana (incumbent).
Keberpihakan majelis taklim dan pengajian perempuan terhadap calon nomor urut 3 ini didasari oleh rekam jejak Jajang Herman selama memimpin Desa Kalihurip. Mereka menilai sosok Jahe tak sekadar hadir saat momen pemilu, melainkan konsisten merawat hubungan dengan masyarakat kecil.
Melihat arus dukungan yang terus melonjak tajam dari berbagai pelosok wilayah Desa Kalihurip, Jajang Herman menyambutnya dengan rasa syukur yang mendalam. Bagi sang petahana, antusiasme kaum perempuan dan akar rumput menjadi dorongan moral yang sangat berarti untuk melanjutkan kepemimpinan di periode berikutnya.
“Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bersyukur atas ketulusan serta dorongan semangat dari ibu-ibu pengajian dan seluruh warga Kalihurip. Dukungan yang begitu deras ini bukan sekadar untuk kemenangan saya pribadi, melainkan dorongan besar agar kita bisa bersama-sama melanjutkan pembangunan Desa Kalihurip yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Amanah dari masyarakat ini akan terus saya jaga dengan kerja nyata,” ujar Jajang Herman dengan penuh optimistis, pada (Sabtu 31/10/2026)
Dengan makin solidnya simpul dukungan dari barisan pengajian ibu-ibu serta konsolidasi basis akar rumput di seluruh wilayah, pasangan nomor urut 3 Jajang Herman menjadi kandidat kuat yang sangat diunggulkan dalam kontestasi Pilkades Serentak 2026. (Red)