
Kota Cimahi — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Acep Jamaludin, meninjau langsung pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Sabtu (17/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat progres renovasi rumah milik warga penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Acep Jamaludin menyampaikan bahwa program bedah rumah menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman.
“Hari ini saya berada di Kelurahan Cipageran untuk melihat langsung salah satu penerima manfaat bantuan rumah layak huni yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat. Alhamdulillah, saya bisa menyempatkan diri untuk memantau progres pelaksanaan renovasi rumah milik Kang Asep,” ujar Acep.
Ia menjelaskan, pada tahun ini pihaknya melalui PKB turut mengakses anggaran pemerintah pusat sekitar Rp6 miliar untuk mendukung program bedah rumah di Kota Cimahi.
Dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah, anggaran tersebut ditujukan bagi sekitar 300 unit rumah. Sementara itu, kebutuhan biaya renovasi lainnya dipenuhi melalui swadaya penerima manfaat.
“Di tahun ini, kami dari PKB mengakses anggaran pemerintah pusat senilai kurang lebih Rp6 miliar. Bantuan untuk satu rumah sebesar Rp20 juta, sedangkan sisanya melalui swadaya. Dengan demikian, program ini diharapkan bisa membantu sekitar 300 rumah,” jelasnya.
Menurut Acep, program bedah rumah tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan memberikan ketenangan bagi penghuninya.
“Bantuan perumahan ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki tempat hunian yang layak sehingga lingkungannya menjadi sehat, mentalnya juga sehat, dan mereka memiliki ketenangan untuk beraktivitas sehari-hari serta memperjuangkan kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Selain di Kota Cimahi, Acep menyebut pihaknya juga turut mengupayakan anggaran untuk program serupa di Kota Bandung dengan nilai sekitar Rp7 miliar hingga Rp8 miliar. Anggaran tersebut ditujukan untuk membantu renovasi sekitar 400 hingga 500 unit rumah warga.
Ia berharap, program bedah rumah dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang tinggal di rumah layak huni dan memiliki lingkungan yang mendukung kesehatan serta kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Kang Asep, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya melalui program bedah rumah tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Acep yang sudah membantu bedah rumah. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi saya dan keluarga,” ujar Asep.
Melalui program ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat, wakil rakyat, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya di Kota Cimahi dan Kota Bandung.***