Wagub Jabar Gencar Kampanye Vaksin ke Santri

beritatandas.id, Purwakarta – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum terus mengkampanyekan vaksinasi di kalangan santri. Hal ini penting dilakukan untuk menangkan Covid-19.

Uu menyampaikan, target vaksinasi bagi santri di pondok pesantren sebanyak 3 juta santri, kali ini vaksinasi dilakukan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa/Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

“Vaksinasi pada kalangan santri sangat penting. Dari jumlah total 18.000 pesantren di Indonesia, 12.000 ada di Jabar. Santri di Jabar sendiri sekitar 4 juta dan yang masuk usia bisa divaksin sekitar 3 juta orang,” jelas Uu, saat meninjau vaksinasi santri di Pesantrean Miftahul Ulum, Rabu (26/8/2021).

Lelaki yang juga menjabat sebagai Panglima Santri menyebutkan, vaksinasi santri di Jabar terselenggara atas kolaborasi semua pihak yakni Kementerian Agama, Pemda Prov Jabar, pemkab/pemkot, serta TNI/Polri.

“Kita sekarang sedang bergerak ke pesantren pesantren dibantu oleh kepolisian, dibantu oleh tentara. Tetapi juga ini bekerja sama dengan para kepala daerah yang ada di kabupaten kota,” sebutnya.

Hingga akhir Desember 2021 Jabar ditargetkan memvaksin 80 persen penduduk dari total sekitar 50 juta jiwa. Dengan menyasar kelompok-kelompok spesifik, diharapkan target kekebalan komunal (herd immunity) dapat tercapai.

Dia juga menyampaikan, masyarakat tidak terpengaruh isu-isu tidak benar seputar vaksin terutama yang dikemas dengan teori- teori konspirasi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan POM telah menjamin dari segi agama, keamanan, dan kesehatannya, vaksin yang masuk ke Indonesia dapat disuntikkan pada berbagai kelompok umur.

Bahkan, tambahnya, ditinjau dari segi agama, vaksin apapun bahannya, halal sepanjang untuk keselamatan hidup bersama.

“Oleh karena itu saya berharap kepada para kyai untuk mendorong para santri untuk di vaksin,” tuturnya.

Selain itu, Uu juga menyebutkan orang tua berperan penting dalam mendorong anaknya yang sedang mondok agar mau divaksin.

“Agar target 3 juta santri divaksin tercapai,” pungkasnya.

Redaksi/Fauzi

Exit mobile version