
Kota Cimahi – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan Program Listrik Desa (Likdes) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi. Hasil peninjauan menunjukkan sebanyak tujuh rumah warga telah mendapatkan sambungan listrik gratis dan mulai dimanfaatkan dalam satu hingga dua bulan terakhir.
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Asep Syamsudin, mengatakan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan serta memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin memastikan bahwa Program Listrik Desa ini berjalan sesuai dengan tujuan, yakni membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik. Dari hasil peninjauan, warga yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan listrik menjadi kebutuhan mendasar yang sangat penting, tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, program ini dinilai memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Lebih lanjut, Asep Syamsudin mengungkapkan bahwa kebutuhan program serupa di Jawa Barat masih tergolong tinggi, dengan jumlah rumah tangga yang belum teraliri listrik mencapai lebih dari 100 ribu. Hal ini menjadi perhatian serius agar pemerintah daerah dapat terus mengupayakan realisasi program secara bertahap.
“Memang masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan ini. Kami berharap ke depan program Listrik Desa dapat terus dilanjutkan dan diperluas jangkauannya, sehingga seluruh masyarakat Jawa Barat bisa menikmati akses listrik secara merata,” tambahnya.
Komisi IV DPRD Jawa Barat, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut agar tepat sasaran dan berjalan secara optimal, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. ***