Acep Jamaludin Ajak Muslimat NU Perkuat Peran Sosial Lewat Kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya

Kabupaten Bandung – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Acep Jamaludin menggelar kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya di MT Salsabila, Minggu (17/05). Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, jamaah Muslimat NU, para ustaz, serta warga sekitar dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Acep Jamaludin menegaskan bahwa perjuangannya sebagai anggota legislatif tidak terlepas dari amanat para guru dan ulama untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama.

“Setelah saya menjadi DPRD, apa yang saya datangi? Saya datang ke NU, datang ke Muslimat, membuat berbagai program kegiatan. Karena saya ingat amanat guru saya, salah satu perjuangan saya adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada para ustaz dan para kiai,” ujar Acep.

Ia juga menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat kecil, khususnya jamaah Nahdlatul Ulama yang masih menghadapi berbagai kesulitan ekonomi dan sosial.

“Siapa yang akan memikirkan santri dalam kesulitan, siapa yang akan memikirkan jamaah Nahdlatul Ulama yang kesulitan? Tentu kita semua yang harus memikirkannya bersama-sama,” katanya.

Menurutnya, Muslimat NU memiliki peran besar bukan hanya dalam penguatan spiritual, tetapi juga dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia mendorong agar Muslimat semakin aktif membaca persoalan yang terjadi dan menghadirkan solusi nyata.

“Muslimat ke depan tidak sekadar cerdas secara spiritual, tetapi juga harus cerdas secara sosial. Tidak hanya membuat kegiatan, tetapi mulai membaca masalah, mencari solusi, kemudian mengerjakan program-program untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ungkapnya.

Acep menjelaskan, ada tiga persoalan utama yang harus menjadi perhatian bersama, yakni masalah kebodohan, kemiskinan, dan kesehatan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Muslimat NU, untuk memperkuat kolaborasi dalam membantu masyarakat.

“Perempuan Muslimat harus menjadi pribadi yang cerdas secara spiritual dan juga sangat cerdas secara sosial dalam merespons berbagai persoalan, mencari solusi, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang membantu masyarakat. Kita bisa berkolaborasi bersama,” tandasnya.

Kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai kebudayaan, keagamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Jabar Acep Jamaludin: Penguatan Balai Benih Hortikultura Penting untuk Dukung Ketahanan Pangan Jawa Barat

Wakil Ketua DPRD Jabar Acep Jamaludin: Penguatan Balai Benih Hortikultura Penting untuk Dukung Ketahanan Pangan Jawa Barat

Acep Jamaludin: Penambahan Kuota TPA Sarimukti Bantu Kurangi Penumpukan Sampah di Kota Bandung

Acep Jamaludin: Penambahan Kuota TPA Sarimukti Bantu Kurangi Penumpukan Sampah di Kota Bandung

Humaira bersama Keluarga Hadir di Haul ke-20 Almarhumah Hj. Halimah binti Abah Ihum

Humaira bersama Keluarga Hadir di Haul ke-20 Almarhumah Hj. Halimah binti Abah Ihum