Syaiful Huda: Persatuan Bangsa Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global

Beritatandas.id – Anggota MPR RI Syaiful Huda mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat dinamika global dan kondisi ekonomi yang berkembang saat ini.

Hal itu disampaikan Syaiful Huda saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap III di Kabupaten Purwakarta, Rabu, (11/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa.

“Keberagaman merupakan kekuatan besar yang dimiliki Indonesia. Selama persatuan tetap terjaga, berbagai program pembangunan akan berjalan lebih optimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Huda.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut, Indonesia saat ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari ketidakpastian global, isu ketahanan pangan, hingga tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

Di tengah kondisi tersebut, Huda menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan tetap relevan sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain memperkuat persatuan, nilai-nilai tersebut juga berperan menjaga keutuhan nasional dan memperkokoh solidaritas sosial.

Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Huda menjelaskan bahwa Pancasila memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai dasar negara sekaligus pedoman moral dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila lahir dari kearifan bangsa Indonesia dan diperkenalkan oleh Presiden pertama RI, Soekarno, dalam pidato bersejarah pada 1 Juni 1945.

Selain menyampaikan materi kebangsaan, Huda juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Menurutnya, kebersamaan dan solidaritas sosial menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi.

“Keragaman suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial harus terus dijaga sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Sikap saling menghormati dan menghargai menjadi kunci untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh perempuan, kalangan pemuda, hingga sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Purwakarta.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Anggota DPRD Jabar Sri Rahayu Gelar Reses: Warga Desa LemahMulya Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Anggota DPRD Jabar Sri Rahayu Gelar Reses: Warga Desa LemahMulya Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Cegah Disintegrasi Bangsa, Anggota MPR RI Syaiful Huda Dorong Pengamalan Empat Pilar

Cegah Disintegrasi Bangsa, Anggota MPR RI Syaiful Huda Dorong Pengamalan Empat Pilar

Sri Rahayu Serap Aspirasi Warga Karawang Melalui Kader SOKSI: Segala Masukan Akan Kami Bawa ke Parlemen Jawa Barat

Sri Rahayu Serap Aspirasi Warga Karawang Melalui Kader SOKSI: Segala Masukan Akan Kami Bawa ke Parlemen Jawa Barat