
KARAWANG, beritatandas.id – Badan Koordinasi (Badko) TKQ-TQA Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Apresiasi Santri 2026 di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan bagi santri-santri terbaik yang berhasil lolos seleksi berjenjang mulai dari tingkat zona kecamatan hingga Munakosah tingkat Kabupaten Karawang.
Ketua Badko TKQ-TQA Kabupaten Karawang, Bahiz Hakim, S.Pd., Gr, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh santri pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat dari masing-masing zona.
“Hari ini Badko TKQ-TQA Karawang menyelenggarakan Apresiasi Santri yang terdiri dari 195 santri TKQ dan 30 santri TQA. Mereka adalah santri terbaik yang menjadi utusan dari setiap zona, lolos pada Munakosah tingkat zona dan kembali berhasil lolos pada Munakosah tingkat kabupaten,” ujar Bahiz.
Dalam kesempatan itu, Bahiz mengungkapkan bahwa TKQ Al Ittihadiyah Kecamatan Klari berhasil meraih predikat Juara Umum Munakosah Tingkat Kabupaten Karawang 2026 setelah mencatatkan nilai terbaik di sejumlah kategori perlombaan.
Menurutnya, kegiatan apresiasi ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Mudah-mudahan kegiatan apresiasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kemampuan Al-Qur’annya sehingga ke depan menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Irlan Suarlan, S.STP., M.Si, menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlakul karimah.

“Kita ingin mewujudkan Karawang yang lebih baik, bukan hanya meningkatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga melahirkan generasi yang berakhlakul karimah,” ungkap Irlan di hadapan para santri, orang tua, dan tenaga pendidik yang hadir.
Irlan juga mengingatkan para santri untuk tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. Menurutnya, penghargaan yang diterima hari ini harus menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri.
“Dari sekitar 8.000 santri yang ada di Badko Karawang, hari ini hanya 195 santri yang berhasil meraih penghargaan. Ini tentu menjadi prestasi yang patut disyukuri, tetapi jangan sampai membuat kita cepat puas,” ujarnya.
Ia turut memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah membimbing serta melahirkan santri-santri berprestasi di Kabupaten Karawang.
“Kami mengapresiasi bapak dan ibu pendidik yang telah bekerja keras membina dan menghasilkan anak-anak berprestasi,” katanya.
Lebih lanjut, Irlan menyoroti pentingnya menjaga kualitas program tahfidz Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa pemberian sertifikat hafalan Al-Qur’an harus dilakukan secara profesional dan berdasarkan kemampuan yang benar-benar dimiliki santri.
“Jangan sampai ada sertifikat tahfidz yang diberikan tanpa kemampuan yang sesuai. Kami berharap program tahfidz yang berjalan saat ini benar-benar murni, tanpa rekayasa dan tanpa dibuat-buat. Sertifikat harus mencerminkan kemampuan hafalan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Melalui kegiatan Apresiasi Santri 2026 ini, Badko TKQ-TQA Kabupaten Karawang berharap dapat terus melahirkan generasi Qurani yang unggul, berprestasi, serta memiliki karakter dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan.
Penulis: Jauhari
Editor: Joe