
Beritatandas.id – Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Barat, Asep Suherman, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi kerakyatan harus menjadi fokus utama Pemprov Jabar dalam mengatasi persoalan pengangguran.
Menurutnya, momentum peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat bukan hanya seremonial, melainkan saat yang tepat untuk mempertegas arah kebijakan pemerintah daerah.
“Investasi besar memang penting, tetapi jangan lupakan ekonomi di level desa. Sektor UMKM, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif adalah motor penggerak yang nyata bisa menyerap tenaga kerja lokal,” kata Asep, Selasa (19/8/2025).
Ia menilai program yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029 perlu dikawal serius agar betul-betul mampu menjawab persoalan pengangguran yang jumlahnya mencapai 1,81 juta orang. “Kami berharap arah pembangunan ke depan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tapi juga pemerataan dan penyediaan kerja yang konkret,” ucapnya.
Selain sektor ekonomi kerakyatan, Asep juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis kebutuhan industri. Dengan begitu, tenaga kerja asal Jabar bisa bersaing di pasar kerja regional maupun global.
“Kita punya potensi besar dengan bonus demografi. Kalau diarahkan ke sektor yang tepat, ini akan menjadi kekuatan untuk mewujudkan Jabar yang istimewa,” ungkapnya.