

Beritatandas.id – Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Provinsi Jawa Barat terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam, Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu, dan Batuan di wilayah Jawa Barat.
Untuk memperkuat pembahasan Raperda, Pansus V DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Rabu (25/6).
Menurut anggota Pansus V DPRD Jabar, Asep Syamsudin mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk berkoordinasi dan memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan energi dan sumber daya mineral yang strategis untuk kemajuan Jawa Barat.
“Kami ingin memastikan bahwa Raperda ini nanti tidak hanya menjadi dokumen normatif, tetapi benar-benar menjadi payung hukum yang bermanfaat bagi pemerintah daerah, pelaku usaha tambang, dan juga asosiasi tambang batuan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD Jabar juga ingin memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara transparan, berkelanjutan, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri sangat penting. Dengan pertemuan-pertemuan seperti ini, kami berharap lahir Raperda yang realistis, adil, dan berpihak pada keberlanjutan,” tambahnya.***
Redaksi