
Beritatandas.id – Anggota MPR RI Syaiful Huda menyoroti tantangan penguatan kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikannya saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap XI di Kabupaten Bekasi, Senin, 15 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Syaiful Huda menekankan bahwa arus informasi yang begitu cepat melalui ruang digital perlu disikapi dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan agar tidak menggerus persatuan dan stabilitas nasional.
“Di era digital saat ini, masyarakat harus memiliki filter yang kuat. Nilai-nilai kebangsaan menjadi pegangan penting agar kita tetap kokoh sebagai bangsa,” ujar Syaiful Huda dalam rilisnya.
Ia menjelaskan, melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, masyarakat diajak untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Sejumlah tokoh masyarakat aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan dalam sesi dialog, terutama terkait isu kebangsaan, pembangunan daerah, serta peran strategis masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Syaiful Huda berharap, para peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak dan teladan dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
MPR RI pun menegaskan komitmennya untuk terus menggelar sosialisasi Empat Pilar di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat karakter bangsa dan memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
“Kami ingin nilai-nilai fundamental berbangsa dan bernegara benar-benar membumi dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.