
Kota Bandung – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Acep Jamaludin, S.Hum, melaksanakan kegiatan Dialog Wakil Rakyat yang membahas pendidikan demokrasi, bertempat di Pamoyanan, Kota Bandung, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh warga, serta perwakilan pemuda yang antusias mengikuti dialog interaktif bersama wakil rakyat. Dalam pemaparannya, Acep Jamaludin menekankan pentingnya pendidikan demokrasi sebagai fondasi untuk membangun kesadaran politik masyarakat yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
“Pendidikan demokrasi harus dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika masyarakat memahami perannya, maka demokrasi akan tumbuh kuat dan kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan rakyat,” kata Acep Jamaludin.
Menurut Acep, pemahaman demokrasi tidak hanya sebatas pada momentum pemilihan umum, tetapi juga mencakup partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan, pengawasan kebijakan, serta penyampaian aspirasi secara konstruktif.
“Demokrasi akan berjalan baik jika masyarakat memahami hak dan kewajibannya, serta berani menyampaikan aspirasi dengan cara yang tepat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan tugas dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif, mulai dari fungsi legislasi, anggaran, hingga pengawasan. Dalam konteks tersebut, DPRD berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah agar setiap aspirasi dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti dalam kebijakan.
Melalui kegiatan Dialog Wakil Rakyat ini, Acep Jamaludin berharap masyarakat semakin melek demokrasi dan tidak apatis terhadap proses politik. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif warga merupakan kunci terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Dialog seperti ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus memahami bagaimana proses pengambilan kebijakan dilakukan di DPRD,” ujar Acep.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana warga menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi terkait isu pendidikan, pelayanan publik, serta pembangunan di Kota Bandung.***