
SUBANG, beritatanas.id – Ribuan warga dari berbagai daerah memadati lingkungan Pondok Pesantren Minhajut Thalibin, Kabupaten Subang, dalam rangka memperingati haul seperempat abad wafatnya pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren, almarhum KH Mahfudz Romly, Sabtu (20/12/2025).
Haul yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam menyebarkan ilmu agama serta membangun pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Thalibin, Dr. Janatun Firdaus, S.HI., M.Pd, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan haul dilaksanakan sejak subuh hingga malam hari dengan melibatkan santri, alumni, serta masyarakat umum.
“Acara haul ini merupakan haul pertama untuk almukarom KH Mahfudz Romly, haul kedua untuk Ustadz M. Mujahid Romly selaku adik beliau, dan haul ketiga untuk Ustadzah Hj. Siti Fatimah Ibunda Beliau,” ujar Dr. Janatun Firdaus.

Ia menjelaskan, kegiatan haul diawali dengan pengajian Al-Qur’an sejak waktu subuh, dilanjutkan dengan ziarah kubur bersama yang diikuti ribuan jamaah.
“Hari ini merupakan rangkaian acara kedua. Sejak subuh telah dilaksanakan pengajian Al-Qur’an, kemudian ziarah umum, dan insyaallah nanti malam akan digelar Khatmil Qur’an serta ceramah agama,” ungkapnya.
Pada malam puncak acara, menghadirkan Ceramah agama, di antaranya KH DR. Maman Imanulhaq dan KH Tubagus Ahmad Rifki dari Pondok Pesantren Buntet, Cirebon.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir pada acara Khatmil Qur’an dan ceramah agama nanti malam. Semoga Bapak Ibu semua bisa menghadiri nanti malam acara Hotmil Qur’an yang akan di selenggarakan di pondok pesantren Minhajut Thalibin,” pungkasnya.
Haul akbar tersebut tidak hanya menjadi ajang doa bersama untuk para almarhum, tetapi juga menjadi bukti kuatnya ikatan emosional antara Pondok Pesantren Minhajut Thalibin dengan masyarakat, sekaligus wujud nyata atas jasa para ulama yang telah mewakafkan hidupnya untuk dakwah dan pendidikan Islam.
Penulis: Jauhari
Editor: Joe