
KABUPATEN BANDUNG – Pengelola Yayasan Habibi Bina Cendekia yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, menyambut kedatangan para santri baru beserta orang tua dan wali santri di lingkungan Yayasan Habibi Bina Cendekia, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan penyambutan tersebut menjadi awal dimulainya proses pendidikan para santri di yayasan. Dalam kesempatan itu, Humaira menyampaikan komitmennya untuk membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat.
“Di Yayasan Habibi Bina Cendekia, kami tidak hanya ingin melahirkan anak-anak yang cerdas secara akademik. Kami ingin melahirkan generasi yang beriman, berakhlakul karimah, memiliki kepedulian sosial, mampu berpikir kritis, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai Islam,” ujar Humaira.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Yayasan Habibi Bina Cendekia.
“Kepada para orang tua dan wali santri, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami menyadari bahwa menitipkan anak bukanlah perkara yang sederhana. Di dalamnya terdapat harapan, doa, bahkan masa depan yang Bapak dan Ibu percayakan kepada kami,” ungkapnya.
Humaira menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Namun, menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh yayasan semata, melainkan membutuhkan sinergi yang erat dengan keluarga.
“Insya Allah, kami akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Namun kami juga memohon agar pendidikan ini menjadi ikhtiar bersama,” katanya.
Menurut Humaira, anak-anak akan tumbuh dan berkembang secara optimal apabila terjalin kerja sama yang baik antara keluarga dan lembaga pendidikan. Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus membangun komunikasi dan saling mendukung dalam mendampingi proses pendidikan para santri.
“Mari kita saling menguatkan, saling berkomunikasi, dan saling mendoakan agar mereka tumbuh menjadi generasi terbaik yang berilmu, berakhlakul karimah, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” tutup Humaira.***