Ketua DPD HILLSI Siap Cetak Kualitas SDM di Jabar

Bandung, beritatandas.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Jawa Barat menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar siap mengisi dunia kerja.

“Visi dan misi saya adalah berkomitmen merevitalisasi peran DPD HILLSI Jawa Barat lebih maju dan siap memajukan seluruh LPK di Jawa Barat, hal itu untuk meningkatkan SDM dalam dunia kerja,” ujar Ketua DPD HILLSI Jabar Tatang Taqyudin usai dilantik di Arion Swiss Belhotel Bandung, Senin (21/3/2022).

Pihaknya siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya Dinas Tenaga Kerja Jawa Barat dalam ikut serta menyukseskan program kerja Gubernur Jawa Barat.

Untuk itu HILLSI Jabar akan menjalin kerja sama dengan SMK agar anak didik ketika keluar mempunyai skill yang baik sesuai dengan yang dibutuhkan dunia kerja.

“Terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) Jawa Barat yang handal, profesional, kompeten dan siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri,” kata Tatang.

Tatang mengatakan, DPD HILLSI Jawa Barat terdiri dari 27 DPC dengan anggota sekira 1.620 LPK se-Jawa Barat. Ada 54 jenis program pelatihan yang didukung ribuan instruktur profesional.

“Mereka siap berkontribusi dan berkolaborasi serta siap menyukseskan program pemerintah terkait peningkatan sumber daya manusia dalam rangka menekan angka pengangguran di Jawa Barat,” jelasnya.

Tatang menambahkan, peran LPK terhadap pembangunan SDM dan mengurangi penggangguran serta kemiskinan sangat signifikan.

“Diakui atau tidak, di semua sektor khususnya dunia usaha dan dunia industri semua orang yang terjun di sektor itu pasti melalui pelatihan yang berbasis kompetensi,” katanya.

Untuk itu, lanjut Tatang, selayaknya pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap eksistensi LPK yang telah puluhan tahun mengabdi ikut serta dan berkontribusi dalam mengatasi pengangguran, kemiskinan, dan kebodohan di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Rahmat Taufik Garsadi mengatakan, salah satu permasalahan yang kerap ditemui dalam bidang ketenagakerjaan adalah tingginya angka tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Hal itu termasuk di Jawa Barat yang salah satunya disebabkan pertambahan jumlah lulusan sekolah khususnya sekolah menengah ke atas yang tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan lebih tinggi dan belum terserap pasar kerja.

“Permasalahan tersebut tentunya harus menjadi perhatian seluruh pihak terkait dan perlu dicarikan solusinya yang salahsatunya dapat dilakukan melalui penyelenggaraan pelatihan kerja,” katanya.

Selama ini lanjut dia, lembaga pelatihan kerja (LPK) memiliki peran yang sangat strategis untuk menghasilkan sumber daya manusia dengan kompotensi tertentu untuk dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Karena itu keberadaan HILLSI di Jawa Barat sangat diperlukan dalam rangka menjamin LPK berkualitas. Saya juga mengucapkan selamat kepada pengurus DPD HILLSI Jawa Barat periode tahun 2022-2026 yang dilantik,” ujar Rahmat.

Ditempat yang sama, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Amir Bakriyadi berharap kepada pengurus DPD HILLSI untuk meningkatkan program kerja, hal tersebut perlu dilakukan agar berjalan lebih baik.

“Selain pelantikan, ini langsung Rapat Kerja Daerah (Rakerda), saya berharap pengurus yang baru saja dilantik dapat meningkatkan program kerja sesuai dengan AD/ART kita,” ujar Amir Bakriyadi.

Ditegaskan Amir, HILLSI sebagai wadah bagi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) seluruh Indonesia dengan tujuan memberi kemudahan bagi tenaga kerja profesi untuk memberikan pelayanan untuk pelatihan.

“Maka dari itu, saya berharap DPD HILLSI Jabar dapat berkolaborasi dengan potensi yang ada. HILLSI adalah lembaga swasta yang menaungi LPK untuk membantu menyiapkan SDM yang andal dan mampu berkompetensi dalam dunia kerja,” tutupnya.***

Redaksi