
Cianjur — Seluruh rangkaian dinamika dan perdebatan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cianjur resmi berakhir. Melalui Konfercab lanjutan yang digelar secara konstitusional, forum menetapkan kepemimpinan baru PC PMII Cianjur.
Dalam forum yang berlangsung di Yayasan Pendidikan Islam Al Inayah Cianjur, Jumat (30/1/2026), Nur Alim Abdul Gani ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Cabang PMII Cianjur masa khidmat 2026–2027. Sementara itu, Tela Mutia dipercaya memimpin KOPRI PC PMII Cianjur.
Konfercab lanjutan tersebut diikuti oleh delegasi seluruh komisariat dan rayon PMII se-Kabupaten Cianjur. Jalannya persidangan dipimpin langsung oleh Presidium Sidang dari Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Barat sesuai dengan mekanisme organisasi serta ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII.
Forum menegaskan bahwa dengan ditetapkannya ketua PC dan ketua KOPRI secara sah, seluruh rangkaian Konfercab ke-XXII dinyatakan final dan mengikat. Tidak ada lagi ruang polemik atas hasil konferensi, dan seluruh kader diimbau untuk kembali menjaga soliditas serta marwah organisasi.
Ketua PC PMII Cianjur terpilih, Nur Alim Abdul Gani, menyampaikan bahwa berakhirnya Konfercab harus menjadi momentum konsolidasi internal dan penguatan peran PMII di Cianjur.
“Perbedaan dan dinamika adalah bagian dari demokrasi organisasi. Namun setelah keputusan ditetapkan secara sah, saatnya seluruh kader bersatu. PMII Cianjur harus hadir sebagai gerakan yang hidup, menjadi mitra kritis pemerintah daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, terpilihnya Tela Mutia sebagai Ketua KOPRI PC PMII Cianjur diharapkan mampu memperkuat peran kader perempuan dalam kaderisasi, penguatan kelembagaan, serta pengabdian sosial di Kabupaten Cianjur.
Konfercab lanjutan ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru PC PMII dan KOPRI PMII Cianjur untuk masa khidmat 2026–2027.***