Panen Melon Petani Milenial Tirtamulya, Camat Reza Dorong Pertanian Modern dan Wisata Edukasi

KARAWANG,beritatandas.id – Camat Tirtamulya, M. Reza Darmawan, S.STP., M.Si, secara resmi membuka kegiatan panen melon milik Agro Wisa Dewika Karangjaya melalui program Petani Milenial Ciselang Lestari, yang digelar di Greenhouse Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan panen melon ini dihadiri langsung oleh Camat Tirtamulya, Kepala Desa Karangjaya, unsur Muspika (MP), Babinsa, BPBD, tokoh masyarakat, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Acara berlangsung meriah dengan konsep wisata petik buah melon, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pokdarwis Desa Karangjaya, M. Kholilul Rohman, M.Pd, meminta arahan dan motivasi dari Camat Tirtamulya agar para petani milenial tetap semangat dan konsisten mempertahankan sektor pertanian secara berkelanjutan.

Ia juga berharap agar petani muda di Desa Karangjaya dapat menjadi perwakilan Kecamatan Tirtamulya untuk mengikuti program beasiswa pertanian dari Bupati Karawang, dengan skema satu kecamatan satu petani muda, guna menempuh pendidikan di salah satu kampus ternama di Karawang.

Sementara itu, Kepala Desa Karangjaya, Abdillah Zulkarnaen, S.Sos., M.M, memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan wisata petik melon yang dikembangkan di desanya.

Menurutnya, konsep ini sengaja digagas untuk mengubah stigma bahwa bertani harus selalu identik dengan kotor kotoran dan berlumpur.

“Saya coba gagas dengan sistem hidroponik. Jadi para petani, khususnya anak muda, tidak perlu lagi kotor-kotoran, cukup menggunakan air,” ujar Abdillah.

Ia berharap, inovasi pertanian semi modern ini mampu menarik minat generasi muda agar tidak meninggalkan dunia pertanian.

“Kalau kita berkaca ke negara tetangga seperti Jepang, kita memang masih tertinggal jauh. Mudah-mudahan Desa Karangjaya bisa melangkah lebih maju ke depan,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada produksi dan pemasaran hasil pertanian, Abdillah juga menargetkan pengembangan sektor agrowisata sebagai daya tarik wisatawan untuk datang ke Desa Karangjaya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Tirtamulya M. Reza Darmawan menilai program ini sebagai terobosan baru yang dapat menjadi contoh bagi petani milenial di wilayah lain.

Menurutnya, para pemuda tidak hanya harus berpikir menjadi pekerja, namun juga menciptakan lapangan pekerjaan sendiri melalui pertanian modern.

Terkait program beasiswa pertanian dari Bupati Karawang, pihaknya menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memastikan prosedur dan tahapan yang harus ditempuh.

“Pemerintah Kecamatan Tirtamulya akan terus mensupport. Apalagi ini program yang sangat baik dari kabupaten dan harus disosialisasikan hingga tingkat desa,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Desa Karangjaya sebagai tuan rumah studi tiru ke depan harus mampu menunjukkan bahwa petani milenial memiliki konsep dan karakter yang berbeda.

“Bedanya jelas, kita tidak perlu lagi berkutat dengan lumpur. Dengan sistem greenhouse seperti ini, bertani jadi lebih nyaman, bersih, dan modern,” tutupnya.

 

Penulis: Jauhari

Editor: Joe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rekomendasi Berita Terkait
Sekwil DKW Panji Bangsa Jawa Barat, Lillah Sahrul Mubarok Ucapkan Selamat Harlah Pertama Panji Bangsa

Sekwil DKW Panji Bangsa Jawa Barat, Lillah Sahrul Mubarok Ucapkan Selamat Harlah Pertama Panji Bangsa

Asep Syamsudin Hadiri FGD IAILM Suryalaya, Dorong Penguatan Kaderisasi Mubaligh TQN dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Asep Syamsudin Hadiri FGD IAILM Suryalaya, Dorong Penguatan Kaderisasi Mubaligh TQN dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Asep Syamsudin Monitoring Jalan Sapan Bojongsoang, Dorong Percepatan Pembangunan untuk Penanganan Banjir

Asep Syamsudin Monitoring Jalan Sapan Bojongsoang, Dorong Percepatan Pembangunan untuk Penanganan Banjir