Pasca Terpapar Korona, Armed Sadang Purwakarta Gelar Donor Darah Plasma

beritatandas.id, PURWAKARTA – Puluhan prajurit TNI dari Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad yang pernah terpapar Covid-19 mendonorkan plasma darahnya untuk digunakan dalam terapi convalescent.

Sebelum mendonorkan plasma darah untuk terapi convalescent, para prajurit TNI terlebih dulu menjalankan screening atau pemeriksaan di Markas Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad, Jalan Raya Sadang-Subang, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta beberapa waktu lalu.

Setelah dilakukan screening tersebut para prajurit TNI Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad itu dinyatakan layak, mereka diambil plasma darahnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, pada Senin (22/2/2021) kemarin.

Komandan Batalyon (Danyon) Armed 9 Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, mengatakan, puluhan personel penyintas Covid-19 dari Batalyon Armed 9 Kostrad yang beberapa pekan yang lalu baru saja menyelesaikan masa karantina pasca terpapar virus covid-19 melaksanakan pendonoran plasma darah yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Andi itu menjelaskan, donor plasma darah yang merupakan program dari Pimpinan TNI Angkatan Darat tersebut bertujuan untuk menolong masyarakat yang saat ini sedang terpapar virus Covid-19 dengan gejala berat.

“Donor plasma darah itu dilakukan sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 guna menekan laju penyebaran virus Covid-19,” ungkap Andi dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (23/2/2021).

Selama ini, lanjut dia, plasma darah dari penyintas Covid-19 dianggap ampuh untuk terapi kesembuhan atau terapi convalescent bagi pasien Covid-19.

Terapi plasma convalescent disebut mampu memperbaiki sistem kekebalan tubuh pasien. Hal itu dikarenakan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang telah sembuh atau penyintas Covid-19.

“Metode tersebut terbukti sangat efektif dalam mengeliminasi virus sehingga infeksi Covid-19 bisa segera putus,” paparnya.

Ia mengatakan donor plasma oleh prajurit TNI itu bertujuan untuk memenuhi ketersediaan plasma untuk terapi convalescent.

Mayor Andi berharap, donor plasma ini  dapat membantu para pasien Covid-19 yang mengalami gejala yang berat.

“Plasma darah yang diambil dari para penyintas Covid-19 Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad dinilai dapat membantu pemulihan para pasien yang memiliki gejala berat dan akan berdampak sangat positif dalam percepatan penanganan pasien Covid-19,” terang Andi.

 

Redaksi