
Kabupaten Bandung, beritatandas.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Asep Syamsudin, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025–2026 yang dilaksanakan di Aula Desa Margamukti, Kecamatan Pengalengan, Senin (2/03).
Kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung guna diperjuangkan dalam kebijakan pemerintah daerah, khususnya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, kader PKB, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan mereka. Kegiatan reses juga dirangkaikan dengan pemantauan secara virtual dari Wakil Ketua Umum DPP PKB yang juga sebagai Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.AP.
Melalui sambungan virtual, Cucun menyapa langsung para kader dan masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas kader PKB hingga ke tingkat akar rumput.
“Kami kader PKB bukan kader lima tahunan. Kami memiliki karakteristik berbeda dengan aktivis politik pada umumnya. PKB hadir setiap saat, bukan hanya menjelang pemilu,” ujar Cucun.
Ia juga memaparkan kekuatan kader PKB di wilayah Jawa Barat, di antaranya mencapai 28.000 kader di Kabupaten Bandung dan sekitar 7.540 kader di Bandung Barat. Menurutnya, kekuatan tersebut harus terus dijaga melalui kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat.
Cucun turut menekankan pentingnya respons cepat terhadap aspirasi masyarakat, termasuk persoalan yang dihadapi warga di luar negeri. Ia mencontohkan pengalaman menerima laporan pekerja migran di Korea yang langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas pihak untuk mencari solusi.
“Sampaikan kepada masyarakat bahwa percayalah kepada kita. Kita akan terus hadir, bukan hanya legislatifnya, tapi seluruh kader PKB akan berkhidmat,” tegasnya.
Sementara itu, Asep Syamsudin dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat provinsi. Ia menyebutkan bahwa PKB hadir tidak hanya secara politik, tetapi juga melalui program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“PKB tidak hanya hadir saat momentum tertentu, tetapi selalu ada untuk masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan agar dapat direalisasikan,” ujar Asep.
Ia juga menyoroti berbagai program pendampingan yang dilakukan kader PKB di tengah masyarakat, mulai dari sektor kesehatan hingga infrastruktur. Salah satunya melalui peran Pasukan PKB (Paksi) yang aktif membantu masyarakat.
Selain itu, PKB juga berupaya memberikan solusi terkait hunian layak bagi warga. Melalui koordinasi yang intensif, kader PKB membantu proses relokasi masyarakat dari tempat yang tidak layak huni ke lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Menjelang agenda politik mendatang, Asep menambahkan bahwa PKB terus memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat bawah. Rangkaian kegiatan silaturahmi dan penguatan kader pun telah disiapkan guna menjaga soliditas partai.
“Kami menargetkan konsolidasi besar yang melibatkan puluhan ribu kader. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan menyelesaikan persoalan masyarakat,” pungkasnya.***