
Beritatandas.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menggelar PKB Jabar Fest sekaligus inaugurasi Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Jawa Barat di Youth Center Arcamanik, Kota Bandung, Minggu.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tajuk “Padamu Jawa Barat PKB Berkhidmat” sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai lembaga keumatan yang selama ini bergerak melayani masyarakat.
Menurutnya, sejumlah lembaga sosial yang dibentuk PKB Jawa Barat telah memasuki usia pengabdian yang berbeda-beda, mulai dari enam hingga tujuh tahun. Sementara itu, layanan ambulans PKB baru memasuki tahun pertama operasionalnya.
“Ini adalah anniversary beberapa lembaga keumatan yang hampir ada yang enam tahun, ada yang tujuh tahun mengabdi untuk berkhidmat kepada masyarakat Jawa Barat. Khusus ambulans, ini anniversary yang pertama,” ujar Huda.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan selama satu tahun terakhir, armada ambulans PKB Jawa Barat telah melayani sebanyak 79.630 warga di berbagai daerah di Jawa Barat.
“Ini angka yang cukup besar. Kira-kira inilah bentuk pengabdian yang bisa dilakukan kader-kader PKB di Jawa Barat. Semoga spirit ini terus bisa kita jaga dan relawan terus semangat membantu pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Selain layanan ambulans, PKB Jawa Barat juga memiliki program Food Bank yang kini memasuki usia ketujuh tahun. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan usaha warung kecil sekaligus menebarkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Food Bank ini berjalan di seluruh Jawa Barat. Kita membeli dan membela usaha warungan sekaligus menebar kebaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini PKB Jawa Barat memiliki sekitar 250 unit ambulans yang beroperasi di berbagai wilayah. Ke depan, jumlah armada tersebut akan terus ditambah mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dan transportasi darurat.
Huda mengatakan pihaknya akan meminta dukungan anggota DPR RI dari PKB untuk turut menyumbangkan ambulans bagi masyarakat.
“Kebetulan ambulans dari teman-teman anggota DPR RI pusat belum kita minta. Mulai tahun ini kita akan meminta mereka membantu minimal satu, kalau bisa dua ambulans untuk menambah armada,” ujarnya.
Menurut Huda, kebutuhan ambulans di lapangan masih sangat besar. Karena itu, PKB akan terus mendorong penambahan armada pelayanan sosial tersebut.
“Setelah kita cek di lapangan, kebutuhan masyarakat cukup luar biasa,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui upaya PKB belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat Jawa Barat yang jumlah penduduknya mendekati 50 juta jiwa.
“Dengan jumlah penduduk hampir 50 juta, tentu ikhtiar PKB saja tidak cukup. Kami berharap organisasi kemasyarakatan lainnya juga mengambil inisiatif dalam kerja-kerja pelayanan dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, PKB Jawa Barat juga menggelar inaugurasi DPAC se-Jawa Barat. Huda menyebut jumlah DPAC PKB saat ini mencapai 11.632 pengurus yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.
Awalnya seluruh pengurus DPAC direncanakan hadir dalam acara tersebut. Namun karena keterbatasan situasi dan kapasitas, masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) hanya mengirimkan lima orang perwakilan.
Lebih lanjut, Huda menegaskan bahwa konsolidasi partai ke depan akan diperkuat hingga tingkat kecamatan, sejalan dengan arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
“Sebagaimana perintah Ketua Umum, kita ingin aktivitas konsolidasi PKB ke depan tidak lagi hanya di level kabupaten, tetapi sudah sampai pada level kecamatan-kecamatan di seluruh Jawa Barat,” pungkasnya.***