Revitalisasi Stadion Sangkuriang Cimahi, Asep Syamsudin: Ada Kendala

beritatandas.id, Bandung – Belum terselesaikannya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), membuat proses revitalisasi Gedung Olahraga Sangkuriang Kota Cimahi diragukan.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Syamsudin usai meninjau Gedung Olahraga Sangkuriang Kota Cimahi, Rabu (28/4/2021).

“Dari sisi kacamata Komisi IV, proses kegiatan ini masih sedikit meragukan, karena ada salah satu syarat yang masih belum terselesaikan yaitu Amdalnya, oleh karena itu akan kami pantau terus progresnya,” katanya.

Asep juga menyebut, anggaran sebanyak Rp 273 miliar telah disetujui Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merevitalisasi Stadion Sangkuriang ini yang skemanya akan diberikan secara bertahap.

“Progres pengerjaan proyek ini dilakukan pada 2021 dan Pemprov Jabar juga sudah mengucurkan dana sebesar Rp 110 miliar dan nanti di tahun 2022 sebesar Rp 163 miliar, sehingga total yang dikucurkan oleh Pemprov Jabar untuk revitalisasi gedung ini sebesar Rp 273 miliar,” ungkap Asep.

Asep menambahkan ke depannya, diharapkan segala bentuk bantuan keuangan yang turun dari pemerintah harus ada dampak serta manfaatnya bagi masyarakat, terutama masyarakat Kota Cimahi.

“Segala bantuan keuangan yang turun dari pemerintah, harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar baik dari sisi ekonomi maupun sisi yang lainnya,” ucap Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut.

Diketahui sebelumnya Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi telah mengkonsep renovasi stadion tersebut, untuk lapangan sepak bola, basket, sarana perkantoran, dan tempat parkir dan menargetkan akan selesai pada Bulan Maret tahun 2022.

 

Redaksi