Sedih, Amah Dicoret dari Daftar KPM BLT Dana Desa Cikampek Barat

beritatandas.id, KARAWANG – Amah (60) warga Kampung Sukamanaah Timur RT 002, RW 012, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, mengaku dicoret dari daftar penerima manfaat bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Padahal, perempuan yang tinggal bersama satu anak dan empat cucu itu termasuk orang kurang mampu, bahkan rumahnya pun termasuk tidak layak huni.

Di tahap pertama pencairan BLT DD, dia mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu. Tapi saat hari Jumat lalu, pencairan BLT DD Cikampek Barat sudah dilakukan, sayang dia yang sudah lama nunggu ternyata tidak dapat undangan.

Untuk memastikan harapannya menerima bantuan tahap dua tidak hilang, dia pun bertanya ke salah satu pegawai desa. Ternyata jawabannya, nama Amah telah dicoret dari daftar penerima manfaat BLT DD dan dipindahkan kepada orang lain.

“Sebelumnya saya dapat bantuan yang diambil di kantor desa Rp600 ribu, tapi bulan ini kenapa tidak dapat lagi, padahal saya sangat membutuhkan bantuan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Rabu (16/7) lalu.

“Kata orang yang ada di kantor desa, sudah dialihkan ke orang lain yang lebih membutuhkan,” tambahnya.

Untuk menyambung hidupnya di usianya yang semakin renta, Amah mengerjakan apa yang mampu ia kerjakan, seperti membantu menyetrika baju tetangga dan kadang membuat kerajinan kunci.

“Karena gak ada lagi yang diharapkan dari bantuan, ya saya sekarang bekerja apa aja, kadang kuli menyetrika, menjahit gantungan kunci, dari kerjaan itu dapetlah sehari Rp15 ribu, asal bisa buat makan ajah,” bebernya.

Sementara informasi yang dihimpun, Karawang, BLT DD tahap dua sudah didistribusikan oleh Pemerintah Desa Cikampek Barat kepada penerima manfaat yang terdampak virus corona beberapa hari lalu.

“Usai pencairan DD, kita langsung merealisasikan BLT tahap dua pada hari Jumat kemarin, bertempat di kantor Desa Cikampek Barat,” ujar Kades Cikampek Barat Hj Tati Nur.

Ia menerangkan, untuk jumlah kuota yang menerima BLT sebanyak 233 KK. Nominal uang yang diberikan sebesar Rp600 ribu per penerimaa manfaat BLT.

“Pembagian BLT dana desa tahap dua, datanya masih mengacu BLT dana desa tahap satu. Kita sudah distribusikn semuanya kepada penerima manfaat BLT dana desa, tidak ada penggantian di pembagian dana desa tahap dua,” terangnya.

Ia mengaku, dalam BLT dana desa tahap tiga akan dilakukan penggantian. Bagi masyarkat yang sudah mendapatkan tahap satu dan dua tidak akan mendapatkan kembali di tahap tiga.

“Kita akan melakukan roling, sebab jumlah warga di Cikampek Barat banyak, sekitar 21 ribu jiwa usik. Selain itu, semuanya juga merasakan dampak Covid-19,” ujarnya.

Dia mengaku melakukan roling ini sebagai bentuk pemerataan dan pemdes juga sudah menyampaikan kepada penerima manfaat BLT tahap satu dan dua.

“Alhamdulilah, meraka juga menyambut dengan baik dan mengerti. Sebab, kami melakukan penggantian ini, agar semua masyarakat bisa merasakan,” akunya.

Redaksi