Anggota Dewan Provinsi H Nasir Dorong PJU di Tanjakan Cae Diperbanyak

britatandas.id,  SUMEDANG – Minimnya rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU) di lokasi kecelakaan maut Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi perhatian Anggotaa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat H Nasir.

Anggota dewan yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Subang, Majalengka dan Sumedang itu menyampaikan, jalan Darmaraja-Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat saat ini masih minim PJU dan rambu lalu lintas.

“Penerangan jalan umum (PJU) dan rambu lalu lintas harus dilengkapi,” kata politisi PKB itu, Sabtu (13/3/2021).

Sedangkan secara konstruksi jalan, jalur Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sudah cukup memadai. Tapi karena minim PJU jalur itu jadi rawan kecelakaan.

“Jadi memang penting PJU ditambah. Kami meminta Pemda Sumedang menindaklanjuti hal itu,” ujarnya.

“Lokasi rawan kecelakaan bisa didahulukan untuk ditambah PJU dan rambu-rambu lalu lintasnya sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari,” tambahnya.

Dia mengaku akan mendorong pemenuhan kebutuhan sarana prasarana penunjang jalan umum ini kepada pemerintah daerah hingga pemerintah provinsi dan pusat.

Dia juga meminta warga, baik dari Sumedang maupun dari luar daerah, ke depan agar lebih waspada ketika melintasi jalur jalan Sumedang.

“Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa nahas yang terjadi Rabu petang, terutama kepada seluruh korban dan keluarganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah mengatakan, untuk mengantisipasi kecelakaan fatal kembali terjadi di lokasi bus maut di wilayah Wado, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub Sumedang.

“Polres Sumedang akan koordinasikan dengan Dishub. Nanti di tiap tikungan akan ditambah rambu-rambu lalu lintas. Kemudian rambu larangan bagi kendaraan besar untuk tidak melalui jalur ini,” ujar Eryda.

Eryda menyatakan, saat ini pihaknya fokus terlebih dahulu pada penyelidikan kasus kecelakaan bus Tri Padma Kencana yang terperosok ke jurang di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang tersebut.

Redaksi