Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Pusatkan Isolasi Warga Terkonfirmasi Positif

beritatandas.id, PURWAKARTA – Tidak ada penambahan warga yang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purwakarta hingga hari Selasa 26 Mei 2020. Jumlahnya tetap sama seperti pada hari sebelumnya, yaitu 21 orang.

“Untuk ODP bertambah 1 orang, jumlahnya menjadi 23 orang dan PDP berkurang 3 orang, hari ini jumlahnya menjadi 12 orang. Positif tetap 21 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr. Deni Darmawan, Selasa (26/5/2020).

Untuk diketahui, hingga kini, sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan Pemkab Purwakarta, dengan melakukan rapid test (uji cepat) dan tracing (pelacakan) bagi warga yang kontak erat dengan PDP.

Selain itu, Gugus Tugas juga melakukan penjemputan terhadap sejumlah warga yang terkonfirmasi positif yang melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing.

Dalam keterangannya, Perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr. Elitasari Kusuma Wardani mengatakan, hari ini sejumlah warga yang terkonfirmasi positif dan mengisolasi diri di rumahnya satu per satu dijemput Gugus Tugas untuk dipindahkan ke Balai Karantina atau rumah isolasi di wilayah Maracang.

Ini (pasien positif) sejak April dan bukan pasien baru melainkan sudah dalam pendataan kami. Mereka pernah positif lalu negatif dan kembali positif lagi. Jadi, imunitasnya naik turun,” katanya di sela-sela penjemputan.

Untuk pasien positif pertama yang dijemput ini terletak di Perumahan Citalang Indah. Ada tiga orang dalam satu keluarga di sana, yakni suami, istri, dan anaknya.

“Awalnya AJ (suami) dia itu pelaku perjalanan karena kerjanya di Jakarta. Mereka isolasi mandiri dan tetap dalam pemantauan kami, RW, juga Kepala Desa Citalang. Dan untuk warga sekitarnya kami lakukan rapid hasilnya negatif,” ujarnya.

Untuk seluruh pasien positif yang dijemput untuk dipindahkan ke rumah isolasi berjumlah delapan orang. Sedangkan untuk pasien positif di Purwakarta saat ini berjumlah 21 orang. “Kami masih menunggu hasil swab selanjutnya. Jadi, menunggu hasil sekali swab lagi,” demikian Elitasari.

(Red)