Kunker Ketua Komisi 2 DPRD Prov Jabar ke Dinsos Karawang

beritatandas.id, KARAWANG – Kunjungan Kerja Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati ke Dinas Sosial Kabupaten Karawang. Dalam kunjungan kerjanya Rahmat Hidayat Djati diterima Iangsung oleh Kepala Dinas Sosial Karawang Abdul Azis dan Kabid FM Dani Laga, kemarin.

Rahmat Hidayat Djati memastikan bahwa validasi data terdampak Covid-19 ini harus akurat dan tidak terkesan tergesa-gesa karena mengejar target waktu yang telah ditentukan Pemerintah Provinsi.

Rahmat Hidayat Djati pun menyampaikan keluhan yang disampaikan Sekretaris Apdesi Lurah Alek. Yaitu kegaduhan dari masyarakat di tingkat Desa terkait data DTKS yang menggunakan tahun-tahun lama, sehingga ditemukan juga data yang meninggal dunia yang masih muncul, pembagian kuota yang diterima tiap desa yang Jomplang dengan sesa lain, juga bagaimana dengan data non DTKS yang miskin baru ditambah dengan dampak covid 19 sehingga memperburuk kondisi di lapangan.

Kadinsos Abdul Azis memaparkan bahwa Dinas Sosial Karawang masih melakukan pemadatan data atau
validasi ke lapangan terkait data yang dikirim pemprov orovinsi. Karena menurutnva data vana kami terima ini

Kadinsos Abdul Azis memaparkan bahwa Dinas Sosial Karawang masih melakukan pemadatan data atau validasi ke lapangan terkait data yang dikirim pemprov provinsi. Karena menurutnya data yang kami terima ini adalah data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) hasil verivali (Veriflkasi dan Validasi) tahun 2019 yang disahkan Januari 2020.

Dani Laga Kabid FM menjelaskan lebih rinci bahwa Data DTKS yang dikirim Pemprov Provinsi ini adalah data hasil Verivali tahun 2019 bulan Oktober sampai Desember dan disahkan Januari 2020. Hanya saja dalam pelaksanaan Verivali ini tidak semua Kecamatan melakukan hal ini, dari 30 Kecamatan hanya 18 Kecamatan saja yang melakukan Verivali.

Dani Laga menuturkan sehingga data DTKS yang diturunkan Promprov Provinsi ini menimbulkan kegaduhan masyarakat tingkat Desa khususnya di 12 Kecamatan yang tidak melakukan Verivali akan terlihat sekali dari persebaran volume Data DTKS nya lebih sedikit dibanding 18 Kecamatan yang melakukan Verivali. Apalagi Iihat dengan akurasinya sangat jauh dari kenyataan yang terjadi di lapangan hari ini apalagi ditambah dengan dampak Covid 19 yang sangat berpengaruh besar melumpuhkan perekonomian masyarakat Bawah sehingga Jatuh Miskin.

Rahmat Hidayat Djati akan terus mendukung IangkahIangkah yang telah diambil oleh Dinas Sosial Karawang dan bahkan akan melakukan monitoring langsung ke bawah sehingga tidak muncul lagi kegaduhan di Masyarakat data Rumah Tangga Miskin DTKS dan data Rumah Tangga Miskin Non DTKS bisa tervalidasi dengan akurat. Sehingga Program Jaring Pengamanan Sosial Pemprov Provinsi ini bisa berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Karawang.

 

Redaksi